Ahad 4 julai 2010/21 Rejab 1431
Kita dianjurkan supaya banyak mengingati mati. Kata Sheikh Muhammad Nawawi,
" Jangan sampai lupa bertafakur tentang serbuan cepat kematian pada waktu yang tak dapat ditetapkan. Lakukanlah dengan hati yang kosong,oleh sebab orang yang mengingatinya dengan hati yang sibuk dengan hasrat duniawi tentu tidak akan ada pengaruhnya".
Katanya lagi, " Seseoarang mengosongkan hati daripada seala sesuatu selain mengingati kematian yang berada di hadapannnya. I merenung seperti orang yang akan pergi jauh menuju padanag pasir berbahaya, akan mengharungi samudera luas yang dalam. Ia tentu hanya akan berfikiur tntang sesuatu yang mungkin akan terjadi kepadanya"
" Apabila mengingatimkematian menguasai hati, tentu akan membawa kesan positif padanya. Minuman,egembiraan terhadap dunia akan berkurang dan hati poun akan terpukul. Cara yang berkesan mengimngati kematian ialah banyak mengingat orang-orang dekat yang telah pergi"
Mengingati mati merupkan perbuatan disenangi.Dengannya seseorang dapat mengurangi angan-angan, berzuhud daripada dunia, bersikap quna'ah, menyennagi khirat, berbekal unuk akhirat denan amal soleh dll.
Rasulullah besabda, " Perbanyaklah mengingati mati, kerana dengannya dapat menjauhkan dosa dan bersikap zuhud daripada dunia"
-(HR. Ibn Abi Dunya)
Umar bin Abdul Aziz berkata, "Orang yang banyak mengingati kematian akan dimuliakan dengana tiga hal, iaitu:
1. Segera bertaubat
2. Berhati qunaah
3. Khusyuk beribadah.
Sebaliknya, orang yang melupakan kematian akan diberi penjelasan dengan tiga hal, iaitu:
1. menunda-nunda taubat
2. tiada redha pada kecukupan
3. Malas beribadat.
Oleh itu awasilah menggunakan masa semasa Allah memberikan kehidupan di dunia( Umur untuk hidup). Umur masa hidup adalah modal yang dapat digunakan untuk memebeli kebahgaiaan abadi daripada Allah. Hati-hatilah menggunakab waktu hidup, supaya tidak menyesal emudian nanti (setelah mati),di akhirat kelak akan diperlihatkn, sejumlah jam dalam sehari semlam dalam bentul alamri. Dalam sehari semalam almari sesuai dengan jumlah jam. Jam yang akan dugunakan untuk ketaatan kepada Allah akan terlihat sebagai almari ynag dipenuhi cahaya. Jma ynag digunakan untuk maksiat kan terlihat sebagai satu almari yang dipenuhi kegelapan. Adapaub jam yang tidak digunakan baik nuntuk nketaaytan atau maksiat, maka akan dijumpai sebagai kosong tiada isinya. Penyesalan besar pun akan terjadi saat melhat waktu kosong tidak digunakan untuk ketaatan sehingga mendapatkannya penuh cahaya. Adapun almari yang dijumpanya penuh kegelapan, bila kematian memadamkannya saat menyesali dan sedih melihatnya, benar-benar mati, hanya saja di akhirat tiada kematian lagi.
Sunday, July 4, 2010
Saturday, July 3, 2010
Selawat kepada Nabi saw hari Jumaat
Sabtu 3 Julai 2010/20 Rejab 1431
Rasulullah saw bersabda:
"Perbanyaklah olehmu sekalian membaca selawat kepadaku pada hari Jumaat. sebab hari itu disaksikan yang malaikat menyaksikannya. Sesungguhnya tak seorang pun yang membaca selawat kepadaku, kecuali selawatnya itu ditampilkan kepadaku sehingga dia merampunghkannya"
Abud-Darda berkata: Saya bertantya. Setelah meinggal dunia?'
Nabi saw menjawab, " Ya, setelah mneinggal dunia. Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi memakan jasad para Nabi. Maka Nabinya Allah itu tetap hidup dan diberi reezeki'
- (HR.Ibnu Majah, 1637)
Rasulullah saw bersabda:
"Perbanyaklah olehmu sekalian membaca selawat kepadaku pada hari Jumaat. sebab hari itu disaksikan yang malaikat menyaksikannya. Sesungguhnya tak seorang pun yang membaca selawat kepadaku, kecuali selawatnya itu ditampilkan kepadaku sehingga dia merampunghkannya"
Abud-Darda berkata: Saya bertantya. Setelah meinggal dunia?'
Nabi saw menjawab, " Ya, setelah mneinggal dunia. Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi memakan jasad para Nabi. Maka Nabinya Allah itu tetap hidup dan diberi reezeki'
- (HR.Ibnu Majah, 1637)
Friday, July 2, 2010
Melapangkan kesusahan orang lain....
Jumaat, 2 Julai 2010/ 19 Rejab 1431
Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw beliau bersabda:
"Barang siapa yang melapangkan dari seorang mukmin satu kesusahan di dunia, nescaya Allah akan melapanagkan darinya satu kesusahan kelak di hari qiamat.
Dan barangsiap yang menolong orang yang berada dalam kesusahan, nescaya Allah akan mempemudah urusannya di daunia dan di akhirat,
Dan barangsiapa menutupi ('aib) saudaranya sesama muslim, nescaya Allah akan menutup ('aibnya) di dunia dan di akhirat.
Allah akan tetap menolong hambanya selama hamba itu mnololng sesama saudaranya. Dan barangsapa yang menempuh suatu jalan, untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju syurga.
Dan tidaklah berkumpul suatu kaum di salah satu rumah (masjid), untuk membaca kitab Allah dan mepmepalajarinya sesama mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenteraman, dan mereka diliputi oleh rahmat (Allah), dan dikelilingi oleh para malaikat.
Dan Allah akan menyebut-nyebut ( nama dan kebakan) mereka di hadapan para malaikat yang berada di sisinya, dan barang siapa yang aabnya tak akan dapat malannya tidak memacunya cepat (meraih derajat tinggi di sisi Allah)maka (ketinggian) nasabnya tak akan dapat memacunya cepat ( meraih derajat tinggi itu)"
- (Diriiwawyatkan oleh Imam Muslim dengan hafal yang tertera di atas.)
Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi saw beliau bersabda:
"Barang siapa yang melapangkan dari seorang mukmin satu kesusahan di dunia, nescaya Allah akan melapanagkan darinya satu kesusahan kelak di hari qiamat.
Dan barangsiap yang menolong orang yang berada dalam kesusahan, nescaya Allah akan mempemudah urusannya di daunia dan di akhirat,
Dan barangsiapa menutupi ('aib) saudaranya sesama muslim, nescaya Allah akan menutup ('aibnya) di dunia dan di akhirat.
Allah akan tetap menolong hambanya selama hamba itu mnololng sesama saudaranya. Dan barangsapa yang menempuh suatu jalan, untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju syurga.
Dan tidaklah berkumpul suatu kaum di salah satu rumah (masjid), untuk membaca kitab Allah dan mepmepalajarinya sesama mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenteraman, dan mereka diliputi oleh rahmat (Allah), dan dikelilingi oleh para malaikat.
Dan Allah akan menyebut-nyebut ( nama dan kebakan) mereka di hadapan para malaikat yang berada di sisinya, dan barang siapa yang aabnya tak akan dapat malannya tidak memacunya cepat (meraih derajat tinggi di sisi Allah)maka (ketinggian) nasabnya tak akan dapat memacunya cepat ( meraih derajat tinggi itu)"
- (Diriiwawyatkan oleh Imam Muslim dengan hafal yang tertera di atas.)
Thursday, July 1, 2010
Asal ciptaan manusia/Balasan amal baik dan jahat
Khamis, 1 Julai 2010/18 Rejab 1431
Dari Abu Abdur Rahman Abdullah bin Mas'ud ra.,beliau telah berkata: " Telsabad kepada kami Rasulullah saw, dan dia selalu benar dan dibeah bernarkan-: , "Sesungguhnya setiap orang di antara kamu dihim[punkan penciptaannya (kejadiannya0 di dalam rahim ibunya: 40 hari berupa nuthfah (air yang kental0, kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga (40 hari), kemudian menjging selama itu juga, kemudian diutuslah kepadanya Malaikat, lalu meniupkan ruh kepadanya dan diperintahkan (untuk menulis dan menetepkan) empat perkara:
1. Menulis rezekinya
2. Ajalnya (umurnya)
3. Amalannya
4. Nasibnya celaka atau bahagia.
Maka demi Allah, yang tiada Tuhan yang hak disembah melainkan Dia, sesungguhnya sesorang di antara kamu beramal dengan amalan ahli syurga sehingga tidak ada jarak anatara dia dan syurga itu kecuali sehasta, namun telah terdahulu ketentuan (taqdir) Tuhan atasnya, lalu ia mengerjakan perbuatan ahli neraka, makam ia masuk ke dalamnya. Dan sesungguhnya salah seorang di antara kmau beramal dengan amalan ahli neraka sehingga tidak ada jarak antara dia dan neraka kecuali sehasta, namun telah terdahulu ketentuan (taqdir) Tuhan atasnya, lalu ia beramal dengan amalan ahli syurga, maka ia masuk ke dalamnya"
- (Riwayat Oleh Imam Bukhari dan Muslim)
Dari Abu Abdur Rahman Abdullah bin Mas'ud ra.,beliau telah berkata: " Telsabad kepada kami Rasulullah saw, dan dia selalu benar dan dibeah bernarkan-: , "Sesungguhnya setiap orang di antara kamu dihim[punkan penciptaannya (kejadiannya0 di dalam rahim ibunya: 40 hari berupa nuthfah (air yang kental0, kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga (40 hari), kemudian menjging selama itu juga, kemudian diutuslah kepadanya Malaikat, lalu meniupkan ruh kepadanya dan diperintahkan (untuk menulis dan menetepkan) empat perkara:
1. Menulis rezekinya
2. Ajalnya (umurnya)
3. Amalannya
4. Nasibnya celaka atau bahagia.
Maka demi Allah, yang tiada Tuhan yang hak disembah melainkan Dia, sesungguhnya sesorang di antara kamu beramal dengan amalan ahli syurga sehingga tidak ada jarak anatara dia dan syurga itu kecuali sehasta, namun telah terdahulu ketentuan (taqdir) Tuhan atasnya, lalu ia mengerjakan perbuatan ahli neraka, makam ia masuk ke dalamnya. Dan sesungguhnya salah seorang di antara kmau beramal dengan amalan ahli neraka sehingga tidak ada jarak antara dia dan neraka kecuali sehasta, namun telah terdahulu ketentuan (taqdir) Tuhan atasnya, lalu ia beramal dengan amalan ahli syurga, maka ia masuk ke dalamnya"
- (Riwayat Oleh Imam Bukhari dan Muslim)
Wednesday, June 30, 2010
Darjat kaum lelaki
Rabu, 30, Jun 2010/17 Rejab 1431
Allah mengangkat darjat kaum lelaki lebih dari kaum wanta.Darjat kelebiha di sini adadalah kedudukan sebagai pengawas dan pembimbing yang diamanatkan oleh Allah kepada kaum lelaki. Ini berasaskan bahawa lelaki:
1. Lebih kuat daripada perempuan dari segi fizikalnya dan dri segi akal atau mindanya.
Firman Allah dalam surah al Baqarah, ayat 228 yang bermaksud,"
".... Dan para wanita mempunyai hak yang seimang dngan krwajibannay menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya".
2. Hak seorang isteri yang perlu ditunaikan oleh si suami adalah lebih besar. Suami mempunyai tanggungjawab melindunginya dari segi keselamatan, nafkah serta membimbing ke jalan yang dituntut agama.
Sabda nabi saw, " Seandainya aku memerintahkan seseorang untuksujud kepada orang lain, nescayaa kau perintahkan wanita untuk sujud kepada suaminya lantaran besarnya hak (isteri) yang harus ditunaikan olehnya"
Firman allah dalam Surah An Nisa' ayat 34 yang bermaksud;
" Kaum lelaki itu adalah pemeimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Alllah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita) dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka".
Dalam ayat ini ditegaskan bahawa kaum lelakilah yang mengatur dan mendidiknya, memberi nafkah kepadanya, juga menjaga dan melinduginya.Isteri wajib taat kepada suami, asalkan tidak melanggar syariat yang ditetapkan Allah.
3. Isteri asal diciptakan dari dirinya jiwanya , sebagaiman Firman allah swt:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu istri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenedrung dan merasa tenteram kepadanya. Dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang . Ssesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir"
4.Suami menjadi penguas kepada isetri selepas ayanhnya melepaskan tanggungjawab itu seklepa diijabkabulkan. Dialah yang menggungnya setelah berkahwin dn beresam menjalani klehidupan rumahtangga seterusnya.
Allah mengangkat darjat kaum lelaki lebih dari kaum wanta.Darjat kelebiha di sini adadalah kedudukan sebagai pengawas dan pembimbing yang diamanatkan oleh Allah kepada kaum lelaki. Ini berasaskan bahawa lelaki:
1. Lebih kuat daripada perempuan dari segi fizikalnya dan dri segi akal atau mindanya.
Firman Allah dalam surah al Baqarah, ayat 228 yang bermaksud,"
".... Dan para wanita mempunyai hak yang seimang dngan krwajibannay menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya".
2. Hak seorang isteri yang perlu ditunaikan oleh si suami adalah lebih besar. Suami mempunyai tanggungjawab melindunginya dari segi keselamatan, nafkah serta membimbing ke jalan yang dituntut agama.
Sabda nabi saw, " Seandainya aku memerintahkan seseorang untuksujud kepada orang lain, nescayaa kau perintahkan wanita untuk sujud kepada suaminya lantaran besarnya hak (isteri) yang harus ditunaikan olehnya"
Firman allah dalam Surah An Nisa' ayat 34 yang bermaksud;
" Kaum lelaki itu adalah pemeimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Alllah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita) dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagian dari harta mereka".
Dalam ayat ini ditegaskan bahawa kaum lelakilah yang mengatur dan mendidiknya, memberi nafkah kepadanya, juga menjaga dan melinduginya.Isteri wajib taat kepada suami, asalkan tidak melanggar syariat yang ditetapkan Allah.
3. Isteri asal diciptakan dari dirinya jiwanya , sebagaiman Firman allah swt:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu istri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenedrung dan merasa tenteram kepadanya. Dan dijadikanNya di antaramu rasa kasih dan sayang . Ssesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir"
4.Suami menjadi penguas kepada isetri selepas ayanhnya melepaskan tanggungjawab itu seklepa diijabkabulkan. Dialah yang menggungnya setelah berkahwin dn beresam menjalani klehidupan rumahtangga seterusnya.
Tuesday, June 29, 2010
Qadar dan Qadha dalam aqidah Islam.
Selasa, 29 Jun 2010/16 Rejab 1431
Qadar dan Qadha dalam aqidah Islam.
Qadha: bererti ketetetapan.
Qadar: bererti takdir - nasib atau untung.
Dalam Islam qadha dan qadar ialah ketetapan Tuhan di dalam azal tentang nasib atau untung seseorang manusia itu apakah mereka akan masuk dalam farqah orang yang beruntung atau orang celaka " Sa'adah atau Syaqawah".
2. Mempercayai qadha dan qadar adalah salah satu dari rukjun aqidah, di mana masalah 'qadha dan qadar" ini dibicarakan secara meluas dalan mendalam oleh semua agama semawi.
3.Ahli sunah waljamaah, percaya kepada takadir. Mereka ber'itikad bahawa semua perkara yang berlaku dan yang terjadi di alam yang mauwujud ini sudah ditentukan dan ditetapkan oleh Allah swt dan "azal" sebelum sesuatu itu berlaku dan terjadi, di mana semuanya itu sudah ditulis lebih dahulu dalm "Luh Mahfuz". Maksudnya semua perkara yang sudah berlaku dan terjadi dan akan berlaku dan akan terjadi di alam dunia ini sudah diketahui oleh Allah swt. Semua yang berlaku dan yang terjadi sudah ditakdirkan Allah lebih dahulu tulisannya pada Luh Mahfuz. Itulah yang dinamakan "Qadha dan qadar".
Firman Allah dalam surah Al Hadid: 22
" Tidak ada sesuatu kesusahan (atau bala bencana) yang ditimpakan di bumi dan tidak juga (yang menimpa) diri kamu, melainkan telah sedia ada di dalam kitab (pegetahunan kami) sebelum kami menjdikannnya. Sesungguhnya mengadakan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah"
Firman allah swt surah Attaubah:51, Yang bermaksud:
" Katakan wahai Muhammad, tidak sekali-kali akan menimpa kami ( sesuatu pun) melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pengawal yang menyelamatkan kami, dan (dengan kepercayaan itu) maka kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal".
Allah Ta'ala menyatakan, sesuatu nasib yang menimpa manusia sudah ditakdirkan oleh Allah sebelumnya. Tidak dapat lagi seseorang itu mengelakkan diri mereka dari takdir Allah itu. Oleh yang demikian setiapa orang yang berimanhendaklah menyerahkan diri mereka kepada Allah swt dan menerima dengan kerelaan hati (redha) segala yang yang ditakdirkan oleh Allah.
Qadar dan Qadha dalam aqidah Islam.
Qadha: bererti ketetetapan.
Qadar: bererti takdir - nasib atau untung.
Dalam Islam qadha dan qadar ialah ketetapan Tuhan di dalam azal tentang nasib atau untung seseorang manusia itu apakah mereka akan masuk dalam farqah orang yang beruntung atau orang celaka " Sa'adah atau Syaqawah".
2. Mempercayai qadha dan qadar adalah salah satu dari rukjun aqidah, di mana masalah 'qadha dan qadar" ini dibicarakan secara meluas dalan mendalam oleh semua agama semawi.
3.Ahli sunah waljamaah, percaya kepada takadir. Mereka ber'itikad bahawa semua perkara yang berlaku dan yang terjadi di alam yang mauwujud ini sudah ditentukan dan ditetapkan oleh Allah swt dan "azal" sebelum sesuatu itu berlaku dan terjadi, di mana semuanya itu sudah ditulis lebih dahulu dalm "Luh Mahfuz". Maksudnya semua perkara yang sudah berlaku dan terjadi dan akan berlaku dan akan terjadi di alam dunia ini sudah diketahui oleh Allah swt. Semua yang berlaku dan yang terjadi sudah ditakdirkan Allah lebih dahulu tulisannya pada Luh Mahfuz. Itulah yang dinamakan "Qadha dan qadar".
Firman Allah dalam surah Al Hadid: 22
" Tidak ada sesuatu kesusahan (atau bala bencana) yang ditimpakan di bumi dan tidak juga (yang menimpa) diri kamu, melainkan telah sedia ada di dalam kitab (pegetahunan kami) sebelum kami menjdikannnya. Sesungguhnya mengadakan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah"
Firman allah swt surah Attaubah:51, Yang bermaksud:
" Katakan wahai Muhammad, tidak sekali-kali akan menimpa kami ( sesuatu pun) melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pengawal yang menyelamatkan kami, dan (dengan kepercayaan itu) maka kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakkal".
Allah Ta'ala menyatakan, sesuatu nasib yang menimpa manusia sudah ditakdirkan oleh Allah sebelumnya. Tidak dapat lagi seseorang itu mengelakkan diri mereka dari takdir Allah itu. Oleh yang demikian setiapa orang yang berimanhendaklah menyerahkan diri mereka kepada Allah swt dan menerima dengan kerelaan hati (redha) segala yang yang ditakdirkan oleh Allah.
Monday, June 28, 2010
Islam Gudang pahala dan Ampunan
Isnin 28 Jun 2010/15 Rejab 1431
Oranag mukmin sepatutnya bergembira (bersyukur), kerana dalam syariat Islam terdapat pahala yang besar dan anugerah yang melimpah dari nikmat ynag, dijanjikan Allah swt. Hal ini jelas dapat kelihatan dengan adalnya 10 perkara penghapus dosa seperti tauhid dan ibadah-ibadah penghapus dosa, seperti solat, solat jumaat ke solat berikutnya, umrah ke umrah berikutnya, haji, puasa dan amal soleh ynag lain.
Dalam syariat Islam juga terdapat penggandaan amal soleh yakani dilipatgandakan satu kebaikan menjadi sepuluh, tujuh ratus atau bahkan lebih banyak lagi seperti pahala berpuasa yang Allah swt sahaja menentukannya.
Selain itu juga terdapat taubat yang merupakan mpenghapus dosa yang dilakukan seorang muslim. Musibah juga sebagai penghapus dosa , kerana tidak ada satu musibah yang menipma seorang muslim, melainkan dengan musibah tesebut Allah menghapuskan dosa-dosanya.
Doa kaum muslim untuknya yang didoakan tanpa pengethuannya, syafaat kaum muslim ketika mereka berselawat (memohon ampun dan rahmat allah) untuknya, dan syafaat Rasulullah saw dan rahmat Allah taala merupakan pahala dan kebajikan untuk seorang muslim.
Jik adihitung nikmat Allah nescaya kmaun tidak akan dapt menghitungnya.
(maksud Surah Ibrahim: 34)
Alahh mentyempurnakan nikmat-nkmatNya kepada kmu, baik ynag zhir maupun ynag bathin
(maksid Surah Lukman; 20)
Oranag mukmin sepatutnya bergembira (bersyukur), kerana dalam syariat Islam terdapat pahala yang besar dan anugerah yang melimpah dari nikmat ynag, dijanjikan Allah swt. Hal ini jelas dapat kelihatan dengan adalnya 10 perkara penghapus dosa seperti tauhid dan ibadah-ibadah penghapus dosa, seperti solat, solat jumaat ke solat berikutnya, umrah ke umrah berikutnya, haji, puasa dan amal soleh ynag lain.
Dalam syariat Islam juga terdapat penggandaan amal soleh yakani dilipatgandakan satu kebaikan menjadi sepuluh, tujuh ratus atau bahkan lebih banyak lagi seperti pahala berpuasa yang Allah swt sahaja menentukannya.
Selain itu juga terdapat taubat yang merupakan mpenghapus dosa yang dilakukan seorang muslim. Musibah juga sebagai penghapus dosa , kerana tidak ada satu musibah yang menipma seorang muslim, melainkan dengan musibah tesebut Allah menghapuskan dosa-dosanya.
Doa kaum muslim untuknya yang didoakan tanpa pengethuannya, syafaat kaum muslim ketika mereka berselawat (memohon ampun dan rahmat allah) untuknya, dan syafaat Rasulullah saw dan rahmat Allah taala merupakan pahala dan kebajikan untuk seorang muslim.
Jik adihitung nikmat Allah nescaya kmaun tidak akan dapt menghitungnya.
(maksud Surah Ibrahim: 34)
Alahh mentyempurnakan nikmat-nkmatNya kepada kmu, baik ynag zhir maupun ynag bathin
(maksid Surah Lukman; 20)
Subscribe to:
Posts (Atom)